| perbedaan | Bata api alumina silikat | batu bata alumina tinggi |
|---|---|---|
| Elemen | Komponen utamanya adalah aluminium oksida (Al₂O₃) dan silikat | Komponen utamanya adalah alumina (Al₂O₃), yang isinya biasanya di atas 48%. |
| pertunjukan | Sifat tahan api, sifat tahan api di bawah beban, ketahanan terhadap terak, ketahanan terhadap guncangan termal dan sifat lainnya akan bervariasi tergantung pada komposisi kimia spesifik dan proses pembuatannya. | Refraktori yang tinggi, umumnya tidak kurang dari 1770℃; suhu pelunakan beban umumnya sekitar 1400℃; ketahanan terak yang baik; ketahanan guncangan termal yang buruk, umumnya saja 3-5 kali pendinginan air |
| menggunakan | Menurut komposisi kimia spesifik dan sifat fisiknya, dapat digunakan untuk pelapis berbagai tungku industri suhu tinggi, seperti tanur sembur, tanur sembur panas, tungku peleburan aluminium, dll.. | Banyak digunakan dalam konstruksi lapisan tungku industri suhu tinggi di baja, semen, kaca dan industri lainnya |
Perlu diperhatikan istilah tersebut “batu bata alumina tinggi” kadang-kadang digunakan untuk merujuk pada semua batu bata tahan api yang mengandung proporsi alumina lebih tinggi, termasuk beberapa yang spesial batu bata alumina tinggi seperti batu bata korundum (kandungan alumina lebih besar dari 95%). Karena itu, ketika membahas batu bata alumina tinggi tertentu, yang terbaik adalah memberikan komposisi kimia dan indikator kinerja yang lebih rinci.


